Indahnya Desa Cikalahang Cirebon di Bawah Kaki Ciremai

Indahnya Desa Cikalahang Cirebon di Bawah Kaki Ciremai

Desa Cikalahang Cirebon adalah desa yang terletak di Kecamatan Dukupantang, Kabupaten Cirebon adalah salah satu desa terbesar yang berada di wilayah Cirebon. Hal ini ditandai dengan berdirinya 3 mesjid. Desa ini dulunya hanya merupakan tempat persinggahan bagi orang-orang yang hendak menuju Telaga Remis. Dingin dan sejuknya udara serta masyarakat desa sangat ramah kepada setiap pendatang. Hal ini mengakibatkan desa dulunya hanya tempat mampir dan sekadar melepas rasa penat, sekarang justru menjadi tujuan para wisatawan. Imbas dari kemajuan teknologi dan percepatan pertukaran informasi melalui internet dan jejaring sosial membuat desa ini menjadi banyak dikenal oleh masyarakat dan membuat perekonomian warga desa semakin bertumbuh. Desa ini akan semakin padat ketika hari libur atau hari besar nasional, wisatawan utamanya yang datang dari Cirebon akan memenuhi desa ini. Sebagian ada yang datang untuk berenang, ada juga yang datang untuk sekadar melepas kepenatan.

Akses Menuju Desa Cikalahang Cirebon

Desa Cikalahang Cirebon berjarak sekitar 6 km dari pusat Kota Cirebon. Menuju ke desa ini, ada baiknya anda melalui jalan alternatif Cirebon-Majalengka dengan waktu tempuh 1 jam. Jika anda berasal dari Jakarta dan menggunakan kereta, anda sebaiknya turun di stasiun kereta Kejaksan Cirebon. Setelah itu anda berjalan kaki keluar. Ada deretan tukang becak yang siap mengantar anda. Cobalah sedikit nego harga sekitar 15.000 rupiah untuk tujuan Grage Mall. Perjalanan memakan waktu tempuh sekitar 15 menit. Setelah anda sampai di depan mall, carilah angkot yang bertuliskan GG atau 06. Mintalah kepada supir agar anda diturunkan di stasiun Harjamukti. Selanjutnya, anda tinggal mencari bus dengan tujuan Majalengka dan jangan lupa untuk meminta kepada kernet untuk diturunkan di Desa Cikalahang. Jika anda datang ke Cirebon dengan beberapa teman anda, mungkin menyewa mobil adalah pilihan tepat. Anda bisa menyewa mobil di sewa mobil Apv Cirebon.

pemandangan desa wisata cikalahang cirebon

Daya Tarik Wisata Desa Cikalahang Cirebon

Tidak banyak yang anda lakukan di Desa Cikalahang selain bersantai dan menikmati indahnya karunia Tuhan terhadap alam yang diberikan kepada masyarakat desa. Indahnya hamparan sawah dan sejuknya udara di desa ini membuat rasa lelah selama perjalanan hilang dalam sekejap.

Kegiatan yang Dapat Anda Lakukan di Desa Cikalahang Cirebon

Hal-hal yang dapat anda lakukan selama berada di Desa Cikalahang, yaitu:

  1. Berenang di kolam renang yang airnya terkenal dengan kejernihannya.

Berenang di kolam tersebut membuat anda menjadi segar, sebab air yang bersumber dari pegunungan ini sangat bersih dan jernih.

  1. Memancing ikan,

Bagi beberapa wisatawan yang tidak dapat berenang. Pengelola kolam juga menyediakan kolam pemancingan. Kolam ini menyediakan berbagai macam ikan yang dapat anda pancing contohnya, ikan gurame, ikan mas, dan ikan nila. Anda dapat membawa pulang ikan tersebut dengan cukup membayar untuk ikan gurame 40.000/kg, ikan mas 30.000/kg dan ikan Nila 20.000/kg.

  1. Menikmati Resto Ikan Bakar,

Di desa ini sangat banyak menyediakan resto-resto ikan bakar, sebab desa ini terkenal dengan ikan bakarmya. Deretan resto yang menawarkan berbagai macam suasana dan konsep dapat anda pilih sesuai keinginan anda. Ada resto yang didesain untuk kaum muda mudi. Ada juga untuk keluarga dan ada resto yang sengaja didesain dengan one stop resto, hal ini dimaksudkan agar setelah menikmati makanan, wisatawan tak perlu lagi repot untuk mencari penginapan karena resto ini menyediakan tempat yang setara dengan standar cottage. Masalah harga ikan bakar tak perlu anda takut kemahalan. Harganya cukup terjangkau bagi siapapun. Hal ini dikarenakan hampir seluruh warga memelihara ikan, sebab didesa ini tidak mengenal musim kemarau atau kesusahan air. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan selama di Desa Cikalahang Cirebon

Menurut cerita masyarakat, ada larangan memakan daging kijang atau daging kambing selama berada di desa ini. ada baiknya bila anda mematuhi aturan-aturan yang ada di desa ini agar tidak terjadi sesuatu yang tidak anda harapkan nantinya.

Berbicara tentang Cirebon memang tak akan ada habisnya. Kota yang memiliki banyak destinasi wisata ini menyediakan pesona alam yang luar biasa, salah satunya Wisata di Desa Winawisata Ciwaringin Cirebon. Wisata di tempat ini memang sangat mengasyikan, sebab selain dapat menikmati keindahan alamnya, anda juga dapat memancing di danau secara gratis. Berwisata di tempat ini memang berbeda dari tempat wisata yang berada di Cirebon yang terkenal dengan ketidakterawatannya. Tempat ini sangat dirawat oleh pemerintah. Mungkin Ciwaringin bisa anda masukkan ke dalam daftar perjalanan selanjutnya setelah mengunjungi Desa Cikalahang Cirebon.

Wisata Penuh Kedamaian di Telaga Remis Cirebon

Wisata Penuh Kedamaian di Telaga Remis Cirebon

Telaga Remis Cirebon merupakan objek wisata alam dari sekian banyak objek wisata yang terdapat di Kabupaten Kuningan. Wisata ini termasuk dalam golongan wisata alam berupa danau yang berlokasi di bawah kaki Gunung Ciremai. Telaga yang berair jernih ini memiliki banyak kerang di dalamnya yang oleh warga sekitar di sebut remis. Itu sebabnya telaga ini disebut dengan Telaga Remis. Kerang tersebut dipercaya sangat kaya akan protein dan dapat diolah menjadi makanan. Telaga atau danau ini sendiri dikelilingi oleh hutan lindung yang memiliki 160 jenis tumbuhan dengan luas sekitar 13 hektar yang dikelola oleh Perum Kehutanan. Sebenarnya, dalam kawasan hutan lindung ini ada 8 telaga dan mempunyai tumbuhan yang langkah bernama Pisang Hyang. Sejarah lisan menurut warga sekitar tentang terbentuknya telaga ini karena adanya peperangan antara Kerajaan Mataram dan Kerajaan Cirebon. Menurut cerita, Kerajaan Cirebon menolak untuk membayar upeti kepada Kerajaan Mataram, lalu terjadilah perselisihan antara kedua kerajaan tersebut. Kerajaan Cirebon mengutus Elang Sutajaya untuk membantu pasukan Cirebon yang telah dihancurkan oleh Purabaya beserta pasukannya, ketika Elang Sutajaya datang dan mencari Purabaya. Dengan penuh kemarahan, Elang mencabut kerisnya lalu menghunuskannya ke tubuh Purabaya, karena telah dikalahkan oleh Elang Sutajaya, Pangeran Purabaya meminta belas kasihan terhadap Elang Sutajaya tetapi Elang tidak memberikan pengampunan karena Purabaya bukanlah seorang Muslim yang taat. Karena sudah kalah dari Elang, Purabaya pun menangis sejadi-jadinya dan menjadi telaga lalu Purabaya pun berubah menjadi kura-kura.

Akses Menuju Objek Wisata Telaga Remis Cirebon

Banyak cara menuju Telaga Remis Cirebon yang terletak di Kabupaten Kuningan, Desa Kadulea, Kecamatan Kuningan. Telaga ini sebenarnya lebih dekat jika kita dari Cirebon, hanya sekitar 12 km dari pusat kota Cirebon. Cukup mudah untuk mencapai lokasinya, dari Cirebon anda dapat menggunakan kendaraan umum, pribadi atau menyewanya di Sewa mobil Rio Cirebon dengan mengarahkan kendaraan anda menuju Desa Sumber dan setelah itu ke Majalengka. Di sepanjang jalan terdapat banyak pemandangan indah, salah satunya pusat kerajinan Batu Bobos yang ketika anda sudah mencapainya itu berarti anda selangkah lagi akan tiba di telaga. Setelah pusat kerajinan sekitar 100 m akan ada perempatan Cikalahang. Selanjutnya belok ke kiri dan jalan terus sampai tiba di Balai EAA Cikalahang lalu belok ke kiri lagi sejauh kurang lebih 600 meter dan di depan akan ada belokan ke kanan untuk menuju telaga tersebut. Ikuti saja jalanan tersebut dan anda akan tiba di gerbang telaga.

taman wisata telaga remis cirebon

Daya Tarik Telaga Remis Cirebon

Dalam kawasan Telaga Remis yang cukup sejuk suasananya, anda dapat menikmati suasana alam dan pepohonan yang cukup rindang. Jika anda membutuhkan ketenangan dan memcari suasana yang begitu nyaman segeralah kunjungi telaga ini. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

Kegiatan yang Dapat Anda Lakukan

Mengeksplor Telaga Remis adalah kegiatan yang cukup menyenangkan, anda dapat berkeliling telaga dari kiri lalu menuruni anak tangga. Setelah berjalan sedikit, anda akan menyeberangi jembatan. Jika anda malas untuk berjalan kaki, tempat ini menyediakam perahu motor dan perahu Kayuh yang dapat anda sewa untuk mengelilingi telaga tersebut. Di sisi lain dari telaga ada wahana adu adrenalin berupa flying fox, anda akan meluncur dari ketinggian dan akan melintasi telaga.

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Ketika anda berada di Telaga Remis, usahakan anda untuk tidak membuang sampah sembarangan. Meskipun banyak penjual di kawasan wisata ini tetapi mereka dengan kesungguhan hati selalu menjaga tempat ini untuk selalu kelihatan bersih. Jangan pernah membuang sampah di telaga karena akan merusak ekosistem yang ada di dalam telaga.

Pariwisata yang dikelola oleh pemerintah Jawa Barat, khususnya Kota Cirebon dan Kuningan memang patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, kota yang begitu banyak wisatanya sangat terawat dengan baik dan dikelola secara profesional. Salah satu objek wisata yang mulai mencuat yaitu Desa Cikalahang Cirebon yang terletak di tengah-tengah antara Cirebon dan Kuningan. Desa ini merupakan desa terbesar yang berada Cirebon. Hal ini ditandai dengan adanya 3 Sekolah dasar. Berdagang dan bertani adalah salah satu pekerjaan utama masyarakat di tempat ini.Desa yang terkenal dengan keindahan sawahnya ini juga terkenal dengan menu ikan bakarnya. Desa ini awalnya cuma sekedar tempat persinggahan untuk menuju ke Telaga Remis Cirebon. Namun, seiring berkembangnya wisatawan akhirnya tempat yang dulunya hanya persinggahan sekarang menjadi tujuan utama.

Wisata di Wanawisata Ciwaringin Cirebon Mengasyikkan

Wisata di Wanawisata Ciwaringin Cirebon Mengasyikkan

Selama ini Cirebon dikenal dengan kerajinan batiknya, namun ternyata daerah ini juga memiliki potensi parawisata yang besar, salah satunya objek Wisata di Wanawisata Ciwaringin Cirebon. Memang sangat menyenangkan apabila kita mengisi liburan dengan tujuan tempat wisata yang masih alami. Karena dengan demikian, kita dapat kembali ke alam. Dewasa ini, kebanyakan orang memili wanawisata sebagai alternatif tempat liburan yang mengasikkan dan juga hemat biaya.

Seperti namanya, objek wisata Wanawisata Ciwaringin memang berada di Desa Ciwaringin. Bagi anda yang suka bercumbu dengan alam alias berpetualang, objek wisata ini wajib anda kunjungi. Di tempat tersebut, anda dapat berjalan kaki sambil menikmati pemandangan. Seperti kebanyakan kawasan hijau lainnya, di tempat ini juga anda banyak menemukan pepohonan yang rindang yang masih alami. Ikon kawasan ini adalah pohon kayu putih.

 

Akses Menuju Wanawisata Ciwaringin Cirebon

Wisata di Wanawisata Ciwaringin Cirebon terletak di Desa Ciwaringin, Cirebon. Objek wisata ini kira-kira berjarak 17 km dari Kota Sumber. Untuk datang ke Cirebon, anda dapat menggunakan transportasi umum, seperti kereta api, bus, atau pun travel. Namun, demi kenyamanan anda berwisata, sebaiknya anda menggunakan jasa travel sewa mobil Travello Cirebon, selain dapat mengantar anda tepat di lokasi objek wisata juga menawarkan pelayanan terbaik dan profesional.

Memasuki kawasan hutan ini, anda akan disuguhi dengan keindahan dengan deretan pepohonan yang tertata rapi. Keindahan yang anda nikmati itu hanyalah sebagian kecil dari keindahan-keindahan yang akan anda temukan selanjutnya di kawasan ini.

pemandangan wanawisata ciwaringin cirebon

Pesona Keindahan Wanawisata Ciwaringin Cirebon

Salah satu pesona keindahan yang dapat anda nikmati apabila anda berwisata ke kawasan ini adalah keindahan alam yang begitu alami bersanding dengan suburnya pepohonan rindang yang berwarna hijau. Tak pelak, kawasan ini akan menyejukkan hati anda. Terutama bagi anda yang ingin sekadar melepas kepenatan, kawasan ini wajib anda kunjungi.

Apabila anda memiliki hobby memancing, kawasan ini memiliki sebuah danau yang dinamai Danau Ciranca. Anda dapat menghabiskan waktu duduk tenang sambil memancing di danau ini tanpa dipungut biaya. Anda pun dapat membawa pulang ikan hasil pancingan yang pastinya akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anda.

Selain memiliki danau, kawasan ini juga memiliki arena motor cross yang pada saat tertentu digunakan sebagai arena balap antarpengendara motor cross yang dapat dijadikan sebagai tontonan yang menarik.

Kegiatan Menarik yang Dapat Anda Lakukan

Sebagai objek wisata kawasan konservasi hutan, anda dapat menikmati pemandangan sambil berjalan-jalan. Kawasan ini sangat mirip dengan kebanyakan kawasan hutan lain, hanya saja kawasan ini memiliki keunikan yaitu dipenuhi oleh pohon kayu putih. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Apabila anda ingin berkunjung objek wisata kawasan hutan Ciwaringin ini, anda diharapkan tetap waspada dan berjaga-jaga karena kawasan ini ramai dipadati pengunjung pada hari Minggu. Anda juga tetap memperhatikan anak-anak anda jangan sampai dibiarkan keluyuran sendirian agar tidak terjadi sesuatu yang tidak anda harapkan. Anda juga tetap memperhatikan kebersihan kawasan objek wisata ini, apalagi kalau anda membawa bekal untuk disantap bersama keluarga anda.

Selain memiliki objek wisata dengan kawasan hutan yang masih asri, sejuk dan indah, Cirebon juga memiliki objek wisata religi lainnya yaitu, Taman Kera Kalijaga Cirebon. Taman Kera Kalijaga merupakan sebuah situs yang diyakini oleh masyarakat sebagai tempat petilasan Sunan Kalijaga pada saat menyebarkan agama Islam di Cirebon dan sekitarnya. Situs ini dihuni oleh kera yang menurut mitos merupakan jelmaan para pengikut Sunan Kalijaga namun, karena menyimpang dari aturan Rasulullah sehingga mereka dikutuk menjadi kera.

Wanawisata Ciwaringin Cirebon memang memiliki keindahan yang menakjubkan. Selain sebagai kawasan konservasi hutan, objek wisata ini juga menghadirkan kesejukan bagi siapa saja yang datang berkunjung. Juga dapat menjadi tempat pemancingan yang menyenangkan. Bahkan sebagai arena perlombaan motor cross. Oleh karena itu, apabila anda ingin melihat keindahan alam yang memukau atau hanya sekadar melepas kepenatan, maka Wisata di Winawisata Ciwaringin Cirebon merupakan pilihan terbaik.

Wisata Religi, Mengunjungi Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Wisata Religi, Mengunjungi Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Cirebon adalah kota yang terletak di Jawa Barat yang terkenal dengan julukan kota udang, bukan hanya itu julukan sebagai kota para wali ini juga di sandangnya, ini tidak lain karena keberadaan Makam Sunan Gunung Jati Cirebon. Syarif Hidayatullah atau lebih dikenal dengan Sunan Gunung Jati lahir 1450 Masehi. Namun, beberapa pakar menyatakan bahwa ia lahir pada tahun 1448 Masehi. Sunan Gunung Jati merupakan salah satu bagian dari kelompok ulama yang terkenal di Indonesia bernama Wali Songo dan Sunan Gunung Jatilah yang memperkenalkan Islam kepada masyarakat Jawa Barat. Ayah Sunan Gunung Jati sebenarnya bukan berasal dari Indonesia melainkan dari Gujarat India, sedangkan ibunya adalah asli orang Indonesia yang bernama Nyai Rara Santang, anak dari Prabu Siliwangi. Sejarah mencatat, ada beberapa versi tentang pertemuan kedua orang tua Sunan Gunung Jati. Ada yang mengatakan pertemuan mereka terjadi di Mekkah. Ada juga yang mengatakan di Cirebon. Seiring berjalannya waktu, Sunan Gunung Jati bertumbuh semakin dewasa dan memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya di Timut Tengah. Sunan Gunung Jati disebut sebagai pengganti Pangeran Cakrabhuwana dalam membangun Cirebon karena menurut Pangeran Cakrabhuwana tidak ada lagi yang dapat meneruskan pekerjaanya dan memimpin Kampung Muslim selain Sunan Gunung Jati. Pada tahun 1479, Sunan Gunung Jati dilantik sebagai Raja Cirebon dan diberikan gelar Maulana Jati. Di tahun 1526, Syech Maulana Jati menyebarkan agama Islam sampai ke Banten dan menjadikan Banten sebagai bagian dari kekuasaan kerajaan Cirebon. Tahun 1533, Banten menjadi kesultanan dan mengangkat sultan Hasanuddin sebagai sultannya yang tidak lain adalah anak dari Maulana Jati. Pada tahun 1568, ketika Syech Maulana Jati berumur 120 tahun akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya dan berpulang ke Rahmatullah. Syech Maulana Jati sekarang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung jati karena tempat peristirahatan terakhirnya berada di atas Gunung Jati.

Akses Masuk Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Makam Sunan Gunung Jati Cirebon ini terletak kira-kira sekitar 100 meter dari jalan Sunan Gunung Jati, lokasinya sekitar 6 kilometer dari pusat kota Cirebon. Apabila anda hendak mengunjungi makam ini dengan menggunakan kendaraan umum, ketika anda tiba di stasiun Harjamukti Cirebon dari situ anda dapat menggunakan becak dengan tujuan terminal angkutan kota Dukuh Semar yang bertempat di belakang terminal Harjamukti. Tidak terlalu jauh sebenarnya, anda bisa juga berjalan kaki jika anda berniat untuk menekan budget. Setelah itu ada banyak pilihan tetapi sebaiknya anda memilih untuk menggunakan Angkot D5 menuju pertigaan Krucuk yang berdekatan dengan kantor Telkom. Tarifnya lumayan murah sekitar 4000 rupiah. Setelah sampai di pertigaan Krucuk anda dapat berganti kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan mobil elf yang menuju ke Indramayu dengan tarif sekitar 3000 rupiah, tetapi jika anda punya cukup banyak budget memilih untuk sewa mobil sangat disarankan untuk anda agar dapat menikmati perjalanan, anda dapat menyewa mobil di sewa mobil Luxio Cirebon.

ziarah makam sunan gunung jati cirebon

Daya Tarik Wisata Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Makam Sunan Gunung Jati memiliki bangunan yang mempunyai ciri arsitektur Jawa, Cina dan Arab. Pada desain dinding di bagian interior ruangan sangat nampak bergaya arsitektur Cina. Ini disebabkan banyaknya hiasan porselen dan keramik. Bukan hanya pada dinding, keramik yang rata-rata berumur ratusan tahun ini juga banyak terdapat di sepanjang jalan menuju makam. Pada dinding bangunan makam terdapat ukiran kaligrafi yang mencirikan arsitektur dari Arab, sedangkan atap yang berbentuk limas adalah ciri dari Jawa. Makam ini tergolong unik sebab memiliki sembilan pintu yang bersusun secara bertingkat dan mempunyai nama yang berbeda, nama dari pintu pertama sampai terakhir adalah

  1. Pintu Gapura
  2. Pintu Krapyak
  3. Pintu Pasujudan
  4. Pintu Ratnakomala
  5. Pintu Jinem
  6. Pintu Rararoga
  7. Pintu Kaca
  8. Pintu Bacem
  9. Pintu Kesembilan

Untuk para pengunjung dan peziarah hanya diperbolehkan sampai pada pintu kelima, karena setelah pintu kelima itu hanya diperbolehkan untuk kalangan keturunan Sunan Gunung Jati. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

Kegiatan yang Dapat Anda Lakukan

Tak banyak yang dapat anda lakukan di sini selain berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati, sebab memang tempat ini dikhusukan untuk wisata religi. Ketika anda ke makam tersebut anda akan melihat ternyata yang datang berziarah bukan hanya pribumi, tetapi juga dari etnis Tionghoa. Ini disebabkan dulunya Sunan Gunung Jati pernah ke negeri Tiongkok untuk menyebarkan agama Islam. Sepulangnya dari sana, anak putri dari salah satu kaisar Hong Gie jatuh cinta kepada Sunan Kalijaga dan meminta kepada ayahnya agar dapat menyusul Sunan Gunung Jati ke Cirebon dan pada umur 23 Ong Tien Nio putri dari kaisar Hong Gie wafat dan dimakamkan di dekat makam Sunan Gunung Jati.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Selama Berada di Makam Sunan Gunung Jati

Berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu keinginan banyak orang maka tempat ini akan dipenuhi para peziarah, diharapkan agar anda tidak teledor atau tetap waspada. Di makam ini ada terdapat balai yang bernama balai Pelayoman. Menurut warga setempat jika ada seseorang yang tertidur di balai tersebut ketika kembali ke rumahnya maka orang tersebut akan meninggal dunia.

Makam ini memang tak pernah sepi oleh peziarah yang datang dari seluruh pelosok negeri ini. Bukan hanya itu, beberapa peziarah juga datang dari luar negeri, di komplek pemakaman ini banyak warga yang menjual berbagai macam kebutuhan utamanya makanan. Jadi anda tidak usah takut untuk menginap di tempat ini. Toilet juga tersedia di tenpat ini untuk kegiatan MCK dengan cukup dengan membayar 2000 rupiah untuk buang air kecil dan 3000 rupiah untuk mandi dan buang air besar. Kalau di kompleks makam ini terdapat mitos tentang seseorang yang dapat meninggal ketika tertidur lain lagi kalo di Gua Sunyaragi Cirebon. Gua ini di percaya dapat membuat anda menjadi berat jodoh. Tak ada habisnya jika kita mengulas tentang Cirebon, kota yang begitu penuh dengan sejarah dan budaya, Makam Sunan Gunung Jati Cirebon adalah salah satu contoh peninggalan sejarah yang begitu tersohor.

Wisata Unik, Ikan Dewa Pemandian Cibulan Cirebon

Wisata Unik, Ikan Dewa Pemandian Cibulan Cirebon

Jalan-jalan ke kota Cirebon tidak lengkap rasanya bila anda tidak berkunjung ke objek wisata Pemandian Cibulan Cirebon. Objek wisata ini merupakan salah satu objek wisata tertua di daerah Kuningan. Di lokasi ini anda tidak sekadar berenang, tetapi dengan sensasi yang unik dan berbeda, anda akan berenang bersama dengan ikan dewa yang tidak hanya jinak, tapi juga sakral.

Akses Menuju Kolam Pemandian Cibulan Cirebon

Objek wisata Pemandian Cibulan Cirebon berjarak sekitar 7 km dari Kuningan atau kurang lebih sekitar 28 km ke arah selatan kota Cirebon. Untuk menjangkau destinasi wisata ini, anda mungkin lebih baik menyewa kendaraan di sewa mobil Mazda 2 Cirebon, selain mengantar anda ke tempat wisata anda juga akan menikmati pelayanan terbaik dan profesional dalam perjalanan wisata anda.

Objek wisata Pemandian Cibulan memiliki luas sekitar 5 ha yang terdiri atas 2 kolam besar berbentuk persegi panjang. Kolam pertama kira-kira memiliki luas sekitar 15 x 35 meter, sedangkan kolam kedua dengan luas kira-kira 45 x 15 meter yang dibagi menjadi dua bagian masing-masing dengan kedalaman 60 cm dan 120 cm. Kedua kolam ini dipenuhi oleh ikan dewa.

wisata air pemandian cibulan cirebon

Kekhasan dan Keunikan Pemandian Cibulan Cirebon

Kolam pemandian Cibulan memiliki keunikan dan kekhasan yang tidak dimiliki oleh objek wisata lain. Kolam renang yang ada di lokasi ini dihuni oleh ikan yang berwarna abu-abu kehitaman yang oleh masyarakat yang tinggal di sekitar area wisata menyebutnya ikan dewa atau ikan kancra bodas. Ikan ini selain jinak, juga disakralkan oleh masyarakat. Menariknya, ikan dewa diyakini sebagai ikan istimewa bagi siapapun yang menyentuhnya.

Objek wisata Pemandian Cibulan tidak hanya terkenal dengan ikan dewanya, tetapi juga objek wisata ini memiliki 7 sumber mata air keramat yang memiliki nama Tujuh Sumur. Sumber-sumber mata air ini terletak di sebelah barat kolam. Ketujuh sumber mata air ini membentuk kolam-kolam kecil dan bahkan memiliki nama masing-masing, yakni Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Kemudahan, Sumur Cisadane, Sumur Cirancana, dan Sumur Keselamatan. Menurut cerita masyarakat, terdapat seekor kepiting emas yang menghuni salah satu dari ketujuh sumber mata air keramat tersebut. Apabila anda mujur, anda dapat melihat ikan tersebut yang dapat diartikan bahwa permohonan anda akan dikabulkan.

Ketujuh sumber mata air keramat tersebut terlihat seolah-olah mengililingi sebuah petilasan. Menurut kepercayaan masyarakat, petilasan itu merupakan petilasan Prabu Siliwangi. Petilasan itu memiliki bentuk seperti susunan batu dengan dua patung harimau loreng yang melambangkan kebesaran Raja Agung Pajajaran.

Air yang ada di kolam Pemandian Cibulan ini selalu bersih, bening, sejuk, dan berlimpah dikarenakan semua kolam selalu rutin dikuras dan dibersihkan setiap seminggu atau dua minggu, tergantung dari tingkat kebersihannya. Uniknya lagi, pada saat kolam mulai dikuras, ikan dewa yang ada di kolam akan bermigrasi ke kolam Cigugur, Kecamatan Cigugur yang juga merupakan objek wisata yang mirip dengan Pemandian Cibulan.

Kegiatan yang Dapat Anda Lakukan di Lokasi Wisata

Apabila anda tidak ingin berenang bersama ikan dewa, kegiatan yang dapat anda lakukan di lokasi wisata misalnya dengan mengabadikan momen bersama ikan dewa bahkan sambil memegangnya dengan bantuan pawang ikan.

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan Selama Berada di Lokasi Wisata

Menurut kepercayaan masyarakat, ikan-ikan dewa penghuni kolam Pemandian Cibulan tersebut merupakan jelmaan prajurit-prajurit jaman dahulu yang pada waktu pemerintahan Prabu Siliwangi membangkang dan kemudian dikutuk menjadi ikan oleh Prabu Siliwangi. Ceritanya lagi, ikan-ikan dewa ini dari dulu sampai sekarang tidak pernah bertambah atau pun berkurang jumlahnya. Oleh karena itu, sampai saat ini, tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena dipercaya bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut niscaya akan mendapat kemalangan. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

Kalau Pemandian Cibulan terkenal dengan ikan dewa dengan 7 sumber mata air keramat yang dapat membawa kemujuran bagi anda, lain halnya dengan objek wisata Telaga Remis Cirebon. Objek wisata ini terkenal mitosnya yang mengatakan air Telaga Remis berasal dari air mata seorang pangeran.

Apabila anda tertarik dengan objek wisata yang terkenal dengan ikan dewanya ini, ada baiknya anda menjadikan objek wisata Pemandian Cibulan Cirebon sebagai pilihan utama destinasi wisata anda saat liburan.

Saksi Bisu Perang, Gua Sunyaragi Cirebon

Saksi Bisu Perang, Gua Sunyaragi Cirebon

Siapa yang tidak mengenal Gua Sunyaragi Cirebon? Gua ini terletak di Cirebon. Cirebon terkenal sebagai kota para wali atau kota wali. Kota yang terletak di sebelah timur Jawa Barat ini menyimpan banyak cerita mulai dari sejarah dan juga kulinernya. Cirebon dulunya adalah kota kecil yang sering dilalui oleh para pemudik yang hendak ke Jawa. Sebenarnya cerita tentang berdirinya gua ini memiliki dua versi yaitu sejarah yang bersifat lisan atau diceritakan secara turun temurun yang dikenal dengan sebutan Carub Kanda. Versi yang kedua berdasarkan buku yang ditulis dalam Purwaka Caruban Nagari oleh Pangeran Arya Carbon dan juga biasa disebut Pangeran Kararangen dengan menggunakan tulisan tangan pada tahun 1720. Biasanya para pemandu wisata yang berada di gua tersebut akan menceritakan sejarah gua berdasarkan versi Caruban Nagari. Menurut versi Caruban Nagari, gua yang dibangun oleh Pangeran Kararangen mulai di bangun pada tahun 1703 Masehi. Seiring berjalannya waktu, gua ini mengalami beberapa kali perbaikan. Menurut catatan dari keraton Kasepuhan, pada tahun 1529 Masehi Tamansari (sebutan untuk Gua Sunyagiri) didirikan karena Pesanggrahan Giri Nur Sapta Rengga beralih fungsi menjadi pekuburan Para Raja Cirebon yang lebih dikenal sebagai Astana Gunung Jati.

Gaya arsitektur Belanda sangat jelas terlihat pada gua ini sebab dibangun pada masa penjajahan Belanda. Hal ini dapat dilihat pada bentuk jendela yang terpasang pada bangunan Kaputren. Bukan hanya arsitektur Belanda, arsitektur berbau Islami juga terdapat pada beberapa relung bangunan juga bangsal jinem yang mirip kabah. Kompleks Sunyaragi ini terbagi dua yaitu bangunan gua dan pesanggrahan. Bangunan gua menyerupai bukit yang di dalamnya terdapat saluran air dan mempunyai terowongan yang menuju bawah tanah, sedangkan pesanggrahan sebenarnya bisa dikatakan mirip dengan rumah sebab dilengkapi dengan ruang tidur, kamar mandi, ruang ibadah dan kamar rias. Di sekeliling pesanggrahan terdapat taman dan kolam yang dapat dijadikan tempat bersantai. Sunyagiri berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dua kata yaitu “sunya” yang berarti sepi, dan “ragi” yang berarti raga. Gua ini mempunyai lahan yang luasnya sekitar 15 hektar, banyak orang menyebut tempat ini dengan sebutan Taman Air sebab dahulu kala tempat ini di kelilingi oleh danau yang bernama danau Jati.

Akses Menuju Gua Sunyaragi Cirebon

Gua Sunyaragi Cirebon terletak di jalan By Pass Brigjen Dharsono, kelurahan Sunyaragi, kecamatan Keambi, Kota cirebon. Dari stasiun kereta Kejaksan Cirebon, anda dapat menggunakan becak ke arah Grage Mall dengan membayar 10.000 – 15.000 rupiah. Selanjutnya di depan mall anda dapat menggunakan angkot dengan nomor 06 dengan tarif 4000 rupiah dan anda dapat turun tepat di depan komplek Taman Sari atau anda dapat menyewa Mobil dengan harga yang terjangkau di Sewa mobil Evalia Cirebon.

 akses masuk gua sunyaragi cirebon

Daya Tarik Wisata Gua Sunyaragi Cirebon

Di Gua Sunyaragi anda dapat belajar tentang sejarah berdirinya kota Cirebon dan sejarah para pendirinya, sebab tempat ini dipercaya pada dahulu kala merupakan tempat semedi para bala tentara. Bukan hanya itu, anda dapat mengunjungi Gua Pande yang diperuntukkan sebagai tempat untuk pembuatan senjata sekaligus gudang pengimpanan senjata, Gua Pawon adalah gua tempat penyimpanan perbekalan.

Hal yang Dapat Anda Lakukan di Gua Sunyaragi Cirebon

Di kompleks Taman Sari atau Gua Sunyaragi anda dapat berjalan-jalan mengelilingi komplek atau sekedar bersantai karena suasana yang begitu nyaman dan banyak pohon-pohon yang rimbun, sebab tujuan utama didirikannya gua tersebut adalah untuk bermeditasi. jika ingin bewisata ke jogja, silahkan hubungi bus pariwisata Jogja visit http://sewabusyogyakarta.com/

 

Hal yang Perlu Anda Ketahui ketika Berkunjung ke Gua Sunyaragi Cirebon

Mengunjungi Gua Sunyaragi sebaiknya anda lakukan disaat intensitas curah hujan ringan atau lebih disarankan anda mengunjunginya di musim kemarau, kenapa harus musim kemarau? Menurut pertimbangan beberapa orang sekitar dan masyarakat yang sering berkunjung ke tempat itu ketika musim hujan ada beberapa bagian gua yang akan terendam air bahkan bisa tenggelam. Sangat disayangkan apabila anda datang dari jauh-jauh dan ternyata gua yang akan anda kunjungi sedang terendam air dan tidak bisa menikmatinya.

Budaya dan jiwa seni nenek moyang Cirebon memang patut diacungi jempol, ini terlihat dari beberapa bangunan peninggalan masa lampau yang menjadi saksi bisu. Masjid Agung Cirebon adalah salah satunya, masjid yang mempunyai nama lain Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini adalah masjid tertua di Cirebon, masjid ini lokasinya tidak terlalu jauh dari Gua Sunyaragi Cirebon.